Pertandingan antara JPE Putri dan Jakarta Elektrik PLN, Sabtu (30/4), menjadi laga yang menghibur para penonton di GOR C-tra Arena, Bandung. Dalam laga tersebut, kedua tim sama-sama menampilkan permainan ngotot dan berulang kali membuat para penonton kagum lewat sejumlah aksi-aksi mengesankan di dalam lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kunci kemenangan hari ini adalah siapa pun yang bekerja keras akan keluar sebagai pemenang, karena kedua tim seimbang dari sisi kualitas pemain."
Pada set pertama Jakarta Elektrik PLN berhasil unggul 27-25, sebelum kehilangan set kedua dengan kedudukan 17-25.
Kembali memetik poin pada set ketiga dengan kedudukan 25-17, tim asuhan Tian Mei itu gagal memastikan kemenangan lantaran JPE berhasil merebut set keempat dengan kedudukan 20-25.
Dan, usai laga sulit di set terakhir, Jakarta Elektrik PLN akhirnya membuat JPE bertekuk lutut dengan skor 15-8
"Set kelima itu bagaikan koin yang dilempar. Menurut saya itu semua tergantung keberuntungan," ujar pelatih JPE, Risco Herlambang.
"Tapi target kami di sini bukanlah meraih juara (final four). Target utama saya adalah meraih poin sebanyak mungkin agar bisa mendapatkan tempat di grand final nanti."
Kemenangan bagi Jakarta Elektrik PLN sendiri membuat mereka kini telah meraih lima poin usai dua kemenangan dengan kedudukan 3-0 dan 3-2.
Sedangkan JPE mengoleksi empat poin setelah meraih satu kemenangan (3-0) dan satu kekalahan (2-3).
Berdasarkan aturan Proliga, setiap tim yang meraih kemenangan 3-0 atau 3-1 memang berhak meraih tiga poin. Sedangkan tim yang menang dengan skor 3-2 hanya mendapatkan dua poin dan tim yang takluk 2-3 mendapatkan jatah satu poin.
(kid)