Dalam GP Rusia, Vettel bahkan terekam melontarkan sumpah serapah--yang segera disensor saluran penyiar--ketika menabrak pembatas usai ditabrak Kvyat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika mengetahui sang penabrak adalah Kvyat--yang juga berseteru dengannya di China--Vettel kesal. sementara itu terkait insiden tersebut, Kvyat dihukum 10 detik penalti.
Di paddock, Vettel bertemu dengan direktur pelaksana Red Bull Christian Horner.
"Ini bukan kesalahan saya -- tak ada yang saya lakukan berbeda," ujar Vettel seperti dikutip dari BBC. "Saya tidak suka dia [Kvyat]. Saya kira dia melakukan sebuah kesalahan dua pekan lalu [di China] dan saya kira dia juga melakukan kesalahan hari ini," tukas Rosberg.
Sebelum ditabrak Kvyat, Vettel sedang berupaya merebut posisi rekan satu tim Kvyat, Daniel Ricciardo di tikungan kedua lap pertama.
"Saya tidak bisa melakukan apapun tetapi pada akhirnya ini adalah balapan. Hal-hal seperti ini terjadi di masa mendatang tetapi ini membuat frustrasi karena balap adalah 53 lap, bukan dua tikungan," kata Vettel.
Sementara itu secara terpisah, kepada Sky Sports, Horner mengakui pihak yang bersalah pada malam ini adalah pebalapnya, Kvyat.
"Daniil salah mengira spot pengereman. Emosinya sedang tinggi, ini adalah balap di rumah dia, saya kira dia terlal jauh terlalu cepat saat start," ujar Horner.
"Sekarang udah untuk menyerang saya dan saya kira semua orang akan, tetapi saya sungguh tidak peduli dengan hal tersebut," ujar Kvyat.
"Pada singgungan kedua dia melambat banyak dan saya tidak memiliki waktu untuk bereaksi. Saya meminta maaf kepada siapapun yang terlibat. Saya pikir kami harus berbicara, kami perlu berbicara." (kid)