Namun ternyata suara-suara protes pada Wenger tidak terlalu terlihat. Ada sejumlah suporter Arsenal yang membentangkan kertas bertuliskan 'time for change' namun bila dibandingkan jumlah keseluruhan suporter Arsenal di Emirates, para pembentang kertas masihlah minoritas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wenger kemudian menegaskan bahwa dirinya bisa menerima suara-suara miring yang diarahkan kepadanya.
"Bila ada pendapat orang lain, sepanjang itu disampaikan dengan cara terhormat, maka saya harus menerimanya karena posisi saya yang berkaitan dengan publik," tutur manajer berjuluk 'The Professor' ini.
Wenger menyatakan Arsenal tetap pada karakteristiknya sebagai sebuah tim, yaitu menjadi yang terbaik di Liga Inggris.
"Target kami 100 persen membuat pendukung gembira, sayangnya kami gagal melakukannya musim ini."
"Ada kekecewaan karena kami gagal memenangkan liga. Namun Arsenal selalu memberikan yang terbaik dan kami sudah dikenal sebagai tim yang konsisten berada di papan atas," ucap Wenger.
Tak Mau Ikuti Jejak Ferguson
Wenger telah genap 20 musim menangani Arsenal, namun pria asal Perancis ini menegaskan bahwa dirinya tak berminat untuk menyamai atau melebihi catatan Alex Ferguson bersama Manchester United yang berjumlah 26 musim.
"Tidak. Tidak. Tak akan pernah seperti itu, jangan khawatir," tutur Wenger. (ptr)