Kegembiraan itu dirasa wajar karena sang pemilik klub, Vichai Srivaddhanaprabha, merupakan warga negara Thailand. The Foxes pun seolah menjadi salah satu simbol kebanggaan masyarakat Thailand.
Pemilik klub Leichester City, Vichai Srivaddhanprabha (tengah) dikenal sebagai konglomerat yang sangat baik hati. (Reuters / Darren Staples) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Phra merupakan biksu Budha yang pernah memberkati skuat arahan Claudio Ranieri pada awal musim lalu. Ia pun mengaku selalu berdoa untuk Leicester agar para rubah itu menemukan karma baik di Liga Primer Inggris.
"Tapi kemenangan itu tak datang dari (doa) saya, itu datang karena kerja keras tim dan karma baik pemilik (Vichai)."
Bagi warga Bangkok, Vichai memang dikenal dengan sosok yang sangat dermawan. Bahkan, kebiasaan baiknya itu juga dilakukan, salah satu yang paling sederhana adalah dengan memberikan bir gratis kepada seluruh penonton setiap kali Leicester tampil di kandang, Stadion King Power.
Vichai rupanya termasuk sosok yang memegang teguh prinsip bahwa sukses sejati itu ketika kesuksesan seseorang juga dirasakan bermanfaat bagi orang banyak.
Salah satu yang juga mengaku berbahagia adalah penjaga di Stadion King Power, Songkran Sae-li. "Saya bangga dengan bos saya (Vichai). Sukses Leicester juga akan membawa Thailand terkenal di dunia," ucap pria berusia 38 tahun itu.
Di Thailand, kebanggaan itu juga dilontarkan sejumlah warga Bangkok yang mengetahui timnya juara. Sebut saja salah satunya Twin Wichaidith. "Saya merasa bahagia untuk Leicester. Ini merupakan tim kecil dan jadi sejarah pertama juara (Liga Primer Inggris)," ucap Twin saat ditemui AFP di stasiun metro Bangkok, Selasa (3/5) pagi waktu setempat.
"Sukses ini akan membuat masyarakat Thailand lebih sering menonton bola dan semakin banyak fan (Leicester)." (bac)
Pemilik klub Leichester City, Vichai Srivaddhanprabha (tengah) dikenal sebagai konglomerat yang sangat baik hati. (Reuters / Darren Staples)