Tampil imbang tanpa gol pada leg pertama semifinal Liga Champions, pelatih asal Chile itu akan menentukan nasib timnya untuk meraih tiket final.
Selain jadi laga penentuan, ada kerinduan yang meliputi Pellegrini di Santiago Bernabeu. Pria yang tak lagi memanajeri The Citizens bulan depan ini rupanya merindukan atmosfer di markas Madrid itu.
Santiago Bernabeu memang bukan tempat yang asing lagi bagi Pellegrini. Pelatih berusia 62 tahun itu pernah kerap merasakan ingar-bingar dan antusiasme di stadion tersebut kala dirinya pernah melatih Madrid pada 2009 hingga 2010 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memang punya kesempatan membuat sejarah tersebut di klub, tapi kami akan fokus untuk tampil baik," kata pria yang sejak 2013 memanajeri ManCity.
Baginya, tampil di partai puncak Liga Champions akan menjadi kado spesial perpisahannya di ManCity.
Apalagi, jika timnya menjuarai kompetisi antarklub paling bergengsi seantero Eropa tersebut. Hasil itu juga akan menjadi bukti bahwa pemilik klub telah melakukan kekeliruan memecatnya.
Seperti diketahui, calon pengganti Pellegrini di The Citizens musim depan, Pep Guardiola, gagal membawa timnya, Bayern Munich, ke final Liga Champions. (bac)