"Sejauh ini fenomena pertama yang kami tangkap setelah digelarnya ISC adalah ada euforia dan kegembiraan publik," kata juru bicara Kemenpora Gatot S. Dewa Broto kepada para awak media di Kemenpora (4/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi satu minggu terlalu prematur untuk menilai PT GTS. Kita lihat satu bulan ke depan," katanya.
Selain menggelar ISC A yang dihuni klub-klub elite nasional, PT GTS juga menjalankan kompetisi untuk klub-klub Divisi Utama bertajuk ISC B.
Pada akhir Mei nanti, PT GTS rencananya akan menggelar tiga ajang lagi yakni Liga Nusantara (Kompetisi Klub Amatir), Kompetisi ISC U-21 dan Soeratin Cup (Kejuaraan U17).
Kendati demikian, kompetisi yang digelar ISC tidak menerapkan sistem degradasi. Seluruh klub peserta kompetisi mendapatkan dana subsidi dari operator liga. (jun)