Tanpa memenuhi bayaran tersebut, Rio pun terancam hanya akan membalap untuk setengah musim atau setidaknya 11 seri grand prix.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di hadapan ibunda Rio yang berkeluh kesah mengenai kekurangan dana untuk membiayai sisa balapan anaknya, Ganjar berupaya menelepon Menteri BUMN Rini Soemarno serta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, tapi yang bersangkutan tidak merespon.
Dalam pembicaraan melalui telepon ke sejumlah petinggi BUMN tersebut, Ganjar mendesak agar ada upaya gotong royong dari seluruh BUMN untuk membantu pendanaan Rio.
"Kalau satu BUMN bisa bantu Rp10 miliar saja, maka hanya dibutuhkan 15 BUMN,” ujarnya.
Sebelumnya, ibunda Rio memohon agar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ikut mendukung pembiayaan balapan yang masih kurang Rp150 miliar tersebut.
“Pihak Manor Racing sudah memberikan pemberitahuan bahwa akhir Mei ini harus dibayarkan, jika tidak akan mengganti Rio dengan pembalap lainnya," katanya.
Oleh karena itu, kata Penny, keluarga Rio Haryanto berharap Pemprov Jateng, khususnya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dapat ikut membantu kekurangan pendanaan untuk sisa balapan.
(antara/kid)