Padahal ia mengawali musim dengan sangat baik ketika merebut podium kedua di GP Qatar.
Dovizioso sedang mengejar pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi ketika ia tergelincir di Le Mans. Di saat yang bersamaan, pebalap Repsol Honda yang berada tepat di belakangnya, Marc Marquez, pun mengalami insiden identik sehingga keduanya terlihat sinkron bergerak keluar lintasan.
Lihat juga:Rossi: Persaingan Juara Dunia Terbuka Lebar |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda tidak pernah merasakan sudah melewati batas, tapi jika Anda memaksakan hanya sedikit lagi, ini bisa terjadi. Dan Anda kehilangan kendali ban depan."
Jika di lima balapan sebelumnya Ducati mencari cara yang paling pas untuk memacu motor mereka secepat mungkin, maka Dovizioso berpendapat sudah saatnya pabrikan asal Italia itu mencari akal untuk mendapatkan konsistensi.
"Hingga saat ini, kami telah mencoba lebih cepat, lebih cepat, dan lebih cepat. Kami telah mendapatkan kecepatan yang kami inginkan dan ini sangat bagus," ujar Dovizioso.
"Sekarang kami telah mendapatkan kecepatan dasarnya, namun kami tak memiliki konsistensi. Untuk bisa berada di depan dan menyaingi para pebalap Yamaha, kami harus lebih konsisten lagi."
Kegagalan menyelesaikan balapan ini membuat Dovizioso berada di urutan ke-11 klasemen sementara dengan raihan 23 poin. Jorge Lorenzo yang memenangi GP Perancis berada di puncak dengan 90 poin, disusul Marc Marquez yang memiliki 85 poin, dan Valentino Rossi dengan 78 poin.