"Saya rasa transportasi menjadi tantangan terbesar Indonesia. Sebelumnya saya mendapat kabar dari banyak negara peserta ketika datang di bandara Indonesia dan menemukan transporatasi yang macet. Tapi kali ini saya dengar pemerintah sudah mengatasinya lebih baik," kata Chang, Senin (9/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu ditegaskan pula oleh Ketua Pelaksana TAFISA Hayono Isman yang telah menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Haryono juga berharap sebanyak 34 provinsi di Tanah Air hadir untuk menampilkan olahraga tradisional. Sebab, banyak cabang olahraga tradiosional yang popularitasnya bisa ditingkatkan.
"Olahraga tradisional akan dikemas secara profesional agar tidak terkesan murahan," ujarnya.
Sementara itu Menpora Imam Nahrawi juga menjelaskan TAFISA merupakan kesempatan Indonesia untuk membuktikan diri sebagai negara yang aman dan nyaman untuk dikunjungi.
"Serta kita ingin menunjukkan diri sebagai negara yang kaya. Dukungan pemerintah akan penuh. Kita sudah menyiapkan Rp125 miliar. Kami memohon kepada Presiden TAFISA agar kabar ini menjadi isu sentral di dunia internasional," ujarnya.
Maka dari itu, Chang pun menyampaikan dirinya 100 persen sangat percaya diri dengan kesuksesan acara tersebut.
"Di bawah persatuan akan perbedaan, serta perpaduan antara pemerintah, masyarakat dan penyelenggara, saya yakin semuanya akan berjalan lancar," ucapnya. (jun)