Setelah jadi juara di Thailand Grand Prix Gold, Ahsan/Hendra hanya tak lagi mampu menang di empat turnamen berikutnya. Mereka bahkan hanya mampu sekali menembus babak perempat final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lihat mereka sudah berjalan dengan memandang Olimpiade sebagai tujuan utama sehingga apa yang mereka tampilkan sejauh ini adalah bagian dari persiapan mereka menuju Olimpiade."
Kemampuan Ahsan/Hendra mengatur puncak performa sudah terbukti di tahun-tahun sebelumnya.
Sejak berpasangan pada 2012, Ahsan/Hendra sendiri sukses dua kali jadi juara dunia yaitu pada 2013 dan 2015. Untuk edisi 2014, mereka tak bisa jadi juara karena tak ambil bagian lantaran Ahsan cedera.
Sebelum tampil di Olimpiade bulan Agustus mendatang, Ahsan/Hendra lebih dulu diharapkan bisa jadi tumpuan Indonesia untuk meraih poin di Piala Thomas pekan depan. Sebagai pemain senior, Ahsan/Hendra diharapkan bisa memimpin anggota tim lainnya yang berusia lebih muda. (ptr)