"Klub Sepak Bola Everton dengan menyesal mengumumkan bahwa Roberto Martinez telah meninggalkan posisinya sebagai manajer dalam waktu secepatnya," ujar pernyataan resmi Everton dalam situs resminya, Kamis (12/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia membuat Klub mendapatkan poin total tertinggi dalam Liga Primer, mencapai posisi 16 terbaik dalam Liga Eropa dan penampilan di semifinal turnamen dalam negeri," lanjut pernyataan Everton.
Rumor pemecatan Everton memang sebelumnya telah beredar di kalangan jurnalis. Menurut BBC, Everton memecat Martinez karena hasil buruk musim ini. Tinggal tersisa satu laga Liga Inggris, The Toffees berada di peringkat ke-12 dengan jumlah poin 44.
Menurut jurnalis BBC Phil McNulty, pemilik Everton, hartawan asal Iran Farhad Moshiri memutuskan kontrak Martinez dan akan segera mengumumkannya.
Juru taktik asal Spanyol itu masih menyisakan tiga tahun lagi bersama Everton. Pria yang sebelumnya menukangi Wigan Atheltic itu berada di Everton sejak musim 2013/14. Saat itu ia dikontrak hingga 2019 mendatang.
Musim ini, Martinez telah membawa Everton memiliki poin paling buruk sepanjang musim Liga Inggris sejak 1981 silam. Everton hanya mampu memenangkan lima laga di kandang sepanjang musim ini.
Tak heran protes-protes, termasuk poster-poster bertuliskan, 'Time to go Roberto' menghiasi Goodison Park saat Everton menjamu AFC Bournemouth pada 30 April silam. Dalam laga itu sendiri Everton menang 2-1.
Everton akan melakoni pertandingan terakhir musim ini di kandang pada Minggu (15/5) menjamu Norwich City. (den)