Red Bull Racing menarik Verstappen dari 'tim saudara' Toro Rosso dan mendemosi Kvyat ke sana. Hal itu pun membuat Verstappen akan membalap untuk Red Bull, sementara Kvyat membalap untuk Toro Rosso hingga akhir musim ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam jumpa pers yang berlangsung kurang dari 40 menit itu Kvyat mengatakan dirinya akan menggunakan momentum yang ada saat ini untuk menunjukkan kemampuan dirinya.
"Saya kira saya selalu memberi jawaban saya di atas lintasan," kata Kvyat, "Saya akan mencoba untuk memberi jawaban terbaik di lintasan dalam balap kelak."
Sementara itu, juara dunia bertahan Formula One (F1) Lewis Hamilton menyayangkan hal yang telah dilakukan Red Bull. Menurut pebalap Mercedes itu tindakan Red Bull terlalu terburu-buru.
"Red Bull telah melakukan hal bagus untuk membawa bakat-bakat tetapi saya kira mereka perlu lebih perhatian terhadap para pebalap muda yang membutuhkan waktu untuk maju," kata Hamilton.
Verstappen mengundang decak kagum dunia setelah ia menjadi pebalap termuda yang memacu mobil di lintasan F1 pada musim lalu. Pebalap yang kini berusia 18 tahun itu pun membuat otoritas F1 memberlakukan regulasi baru bagi calon pebalap jet darat tersebut.
Di satu sisi, kepala program pengembangan pebalap Red Bull Helmut Marko menduga ketegangan yang terjadi antara Verstappen dan pebalap Toro Rosso lainnya, Carlos Sainz Jr menjadi penyebab tukar guling tersebut. Namun, hal itu dibantah Sainz.
"Saya pikir hubungan pribadi Max dan saya bukanlah masah besar, sejujurnya," kata Sainz, "Kami selalu menjaga rasa menghormati satu sama lain di luar lintasan dan saya kira kami menunjukkan itu setiap waktu."
(kid)