Partai itu pun akan menjadi partai terakhir Ibra di Stadion Parc des Princes, Paris. Menyambut partai tersebut, penyerang internasional Swedia itu pun mengunggah foto kosong di tribun utama stadion Parc des Princes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada foto itu Ibra menulis, 'Pertandingan terakhir saya besok di Parc des Princes. Saya datang seperti seorang raja, pergi seperti seorang legenda.'
Tapi, melihat catatan pribadi Ibra, tak salah publik Les Parisiens memuja dirinya sebagai legenda. Dari 178 laga yang telah dilalui bersama PSG, pria kelahiran Malmo itu telah bermain 178 kali, mencetak 152 gol, dan menyumbang 60 gol.
Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan torehannya di klub-klub sebelum. Sebagai perbandingan, tiga musim bersama Internazionale Milan (2006-2009) Ibra bermain 117 kali, mencetak 66 gol, dan menyumbang 31 assists. Kemudian tiga musim bersama Ajax Amsterdam, Ibra bermain 108 kali dan mencetak 47 gol.
Total, sepanjang karier profesionalnya Ibra telah bermain 626 pertandingan, mencetak 369 gol, dan menyumbang 149 assists. Sejak di tim lokal Malmo pada 1999 silam, Ibra telah memperkuat delapan tim termasuk PSG.
Dan, uniknya di setiap tim tersebut Ibra ikut mengantar mereka jadi juara di kompetisi domestik. Sayang, pemain dengan tinggi badan 195cm itu masih tak memiliki keberuntungan bagus untuk mengangkat trofi Liga Champions.
Lalu, kemanakah langkah Ibra selanjutnya?
