Seperti dilansir dari The Guardian, paket mencurigakan itu ditemukan petugas keamanan dalam di toilet sektor barat daya stadion.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari BBC Sport petugas antibom meledakkan paket mencurigakan itu dengan perangkat peledak terkendali sekitar pukul 16.30 waktu setempat.
Belakangan, otoritas Liga Inggris menyampaikan pernyataan resmi bahwa kepastian kelanjutan pertandingan itu--hingga berita ini disiarkan--belum diputuskan.
Pertandingan antara MU dan Bounemouth yang harusnya dilakukan itu ditunda 45 menit sebelum diputuskan aparat keamanan dihentikan.
Asisten Kepala Polisi Wilayah Kota Besar Manchester John O'Hare mengatakan pihak militer pun dilibatkan untuk mengantisipasi teror tersebut.
"Kami tidak membuat keputusan [membatalkan] pertandingan dengan mudah dan yang kami lakukan hari ini untuk memastikan keselamatan semua yang ada. Saya berterima kasih atas dukungan dan bantuan semuanya," kata O'Hare.
Bom itu sendiri ditemukan sekitar 20 menit sebelum waktu kick-off dan aparat keamanan 'membunyikan' sandi operasi Kode Merah.
Dikutip dari BBC Sport, tim Bournemouth pun merencanakan kembali ke kota asal mereka pada Minggu malam waktu setempat.
(kid)