Para suporter yang berdatangan terlihat membawa lilin dan bunga yang rencananya akan diletakkan di pintu tujuh. Lokasi itu ditengarai merupakan lokasi kejadian pemukulan terhadap Eja.
Namun, aksi itu akhirnya dilakukan di antara pintu III dan IV, membuat pelataran GBK dipenuhi dengan lilin dan bunga dari para Jakmania.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu ,para suporter juga sempat menyanyikan lagu 'You'll Never Walk Alone' versi mereka. Intinya, mereka menyatakan Jakmania akan terus menyertai keluarga Eja dan mengenang suporter berusia 16 tahun itu.
Kawalan ke Bandung
Selain menyalakan lilin untuk mengenang Eja, salah satu suporter yang berorasi juga sempat meminta pihak kepolisian agar mengawal mereka ke Bandung.
Pasalnya, Persija akan melawat ke kandang musuh bebuyutan mereka, Persib Bandung, dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC), 16 Juli mendatang.
"16 Juli nanti kami hanya ingin menagih janji polisi. Kami ingin menonton Persija Jakarta di Bandung," ujar salah satu suporter Jakmania, mengutarakan aspirasinya.
"Saya mohon kerjasamanya untuk mengawal kami ke Bandung."
Usai memasang lilin dan meletakkan karangan bunga, para suporter bergerak ke pintu VII dan melangsungkan doa bersama di sana. (bac)