Sejauh ini Daud memiliki catatan 35 kali menang (24 di antaranya KO) dan tiga kalah (satu kali KO). Sedangkan lawannya memiliki catatan 24 menang (sembilan kali KO), empat kali kalah, dan dua kali seri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daud akan berangkat pada 20 Mei malam hari. Mengingat perjalanan cukup panjang yakni 30 jam, sehingga Daud juga perlu adaptasi. Di sana Daud akan lebih banyak waktu digunakan untuk istirahat."
"Pertandingan ini sangat menarik karena tribute to Gilbrerto Mendoza, yang mana Mendoza ini merupakan Presiden WBA yang memberikan banyak sekali bantuan untuk tinju Indonesia. Dia juga pernah memberikan penghargaan pada kita berbentuk sabuk tinju emas."
"Kami juga ingin memaksimalkan momentum ini sehingga kita bisa mendorong lebih banyak lagi petinju Indonesia masuk ke kancah dunia," ucapnya.
Okto juga menyampaikan pihak pihak WBA sudah memutuskan bahwa setelah pertandingan ini Daud nendapat opsi untuk melakukan pertandingan kejuaraan dunia.
"Sekarang tinggal negosiasi dengan mereka (pihak WBA) soal tempat bertarung, mudah-mudahan bisa diadakan di Indonesia," katanya.
Sementara itu pelatih Daud asal Amerika, Craig Christian, pun mengakui atletnya telah melakukan persiapan dengan bagus.
"Dia petinju yang berbeda sekarang. Dia sudah memberikan segalanya sebanyak seratus persen. Saya berharap dia menang dan mendapatkan sabuknya," ucapnya. (jun)