Meskipun Korsel terbukti kuat karena mampu menyingkirkan China, kehadiran Negeri Gingseng sebagai lawan Indonesia di babak empat besar ini terbukti merupakan sebuah keuntungan bagi Indonesia.
Pasalnya. menilik kekuatan di atas kertas, materi pemain Indonesia memiiki kekuatan yang lebih imbang dengan Korsel bila dibandingkan dengan China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deretan pemain tunggal Indonesia, Tommy Sugiarto, Jonatan Christie, Anthony Ginting, dan Ihsan Maulana Mustofa, memiliki kekuatan yang seimbang bila dibandingkan tunggal putra Korea seperti Son Wan Ho, Lee Dong Keun, dan Jeon Hyeok Jin.
Di nomor ini, Indonesia pun mampu mengimbangi Korsel karena skuat Merah-Putih juga memiliki ganda putra yang berkualitas bagus.
Angga Pratama/Ricky Karanda bermain bagus di Piala Thomas edisi ini dan hal itu tentunya akan membuat mereka kemungkinan besar bakal kembali diturunkan menghadapi Korea.
Salah satu kendala Indonesia di nomor ganda adalah belum konsistennya performa ujung tombak Merah-Putih, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Ahsan/Hendra bermain buruk di laga perempat final dan jadi satu-satunya wakil yang kehilangan poin. Bila Ahsan/Hendra gagal mencapai level permainan terbaik, sulit bagi mereka untuk menyaingi Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong yang sudah tampil stabil di turnamen kali ini.
Formasi Indonesia dan Korsel di babak semifinal ini sendiri akan keluar dalam beberapa jam sebelum laga digelar pukul 13.00 waktu setempat atau 12.00 WIB. (ptr)