Yong Dae/Yeong Soon yang dipaksa bekerja keras di partai perempat final melawan Fu Haifeng/Zhang Nan tadi malam, tak bisa memperlihatkan permainan ngotot seperti saat melawan ganda putra China tersebut.
Terjadi kejar-kejaran angka di game pertama, dengan Ahsan dan Lee Yong Dae saling berbalas melakukan smash. Tapi dalam posisi 8-8, Indonesia mampu tampil lebih tenang dan menutup interval dengan 11-8.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yong Dae/Yeong Soon sempat menipiskan selisih angka menjadi 16-13, namun setelahnya Indonesia mendapatkan empat angka beruntun.
Di game kedua, Ahsan/Hendra sempat tertinggal karena Yong Dae/Yeong Soon meningkatkan ritme permainan dan sering kali melancarkan smash. Akan tetapi Ahsan yang bermain cemerlang menjadi motor permainan dan membuat Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 6-6.
Dari sana Indonesia tak terbendung mendapatkan empat angka beruntun untuk memimpin 10-6, dan kemudian 15-8 dan 18-11. Satu smash dari Ahsan kemudian membuat Indonesia merebut game kedua dengan 20-11.
Di partai sebelumnya, tunggal putra Indonesia Jonatan Christie kalah dari tunggal nomor satu Korea Selatan, Son Wan Ho. (ptr)