Pertandingan 'rasa' Italia ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (21/5) malam, dan menjadi laga perdana tim yang membawa nama Indonesia setelah dicabutnya sanksi FIFA.
Salah satu penggawa Primavera Baretti, Yeyen Tumena, tak sabar menanti pertandingan esok hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menghadapi para pemain yang terkenal di Serie A Italia, Yeyen juga merasa hal itu akan menjadi pengalaman dan tantangan tersendiri baginya.
"Tantangannya tentu berat karena ada (David) Trezeguet dan juga ada (Hernan) Crespo. Tapi minimal kami bisa memberikan yang terbaik."
Arsitek tim eks Primavera Baretti, Danurwindo, berharap tim asuhannya mampu menampilkan sepak bola menarik dan mengimbangi permainan Calcio Legend. Namun, Danurwindo juga mengakui timnya mungkin kalah bugar dengan tim Calcio Legend.
"Meski umur mereka (Primavera Baretti) sudah di atas 40 tahun, saya yakin mereka tak akan berubah. Hanya tenaganya saja," ujar Danurwindo.
"Mudah-mudahan kami bisa mengimbangi. Tapi jika saya lihat tim Italia masih fit semua sedangkan Primavera ada yang fit, ada yang setengah-setengah." (vws)