Bila melihat penampilan kedua klub di Liga Primer Inggris musim ini, MU difavoritkan untuk mengalahkan Palace. MU berada di peringkat kelima klasemen akhir dengan perolehan 66 poin, sedangkan Palace terpaut 24 poin di peringkat ke-15.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Palace belum pernah menjadi juara Piala FA sejak klub sepak bola tersebut dibentuk pada 1905. Pencapaian tertingginya hanya menjadi finalis yakni pada 1990 dan 2016. Berbeda dengan MU yang hingga saat ini sudah 11 kali juara di PIala FA.
Di luar prestasi MU, apa yang dikatakan Scholes itu cukup realistis mengingat performa MU sekarang tak sebagus pada saat era Alex Ferguson.
"Saya pikir orang-orang akan berasumsi United akan memenangkannya, tapi ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Palace layak masuk final dan saya pikir mereka bisa mengancam tim manapun. Jadi saya pikir ini akan menjadi finalyang ketat," kata Scholes seperti yang dikutip dari Tribal Football (20/5).
Dalam pertandingan tersebut, skuad Palace akan dipimpin pemain Australia pertama yang menjadi kapten dalam Piala FA, Mile Jedinak. Gelandang 31 tahun tersebut mengatakan timnya berada dalam kondisi yang fit menghadapi skuad asuhan Louis Van Gaal.
"Segala persiapan telah dilakukan dengan baik. Kesempatan seperti ini tidak datang terlalu sering, terutama di klub ini, jadi ini pertandingan yang besar untuk Palace ," kata Jedinak.
Untuk laga malam nanti, MU kemungkinan akan kembali mengandalkan Marouane Fellaini yang sempat absen di tiga partai terakhir Liga Primer akibat suspensi. Marcos Rojo dan Matteo Darmian juga telah fit dan siap dimainkan, sedangkan Morgan Schneiderlin diragukan tampil karena sakit.
Sementara Palace tidak akan diperkuat gelandang Joe Ledley yang sedang cedera. Akan tetapi, kehadiran Scott Dann, Yohan Cabaye, Wilfried Zaha dan Connor Wickham akan menjadi tumpuan kekuatan The Eagles. (har)