"Indonesia punya pemain bagus. Tapi, kami tetap yakin menang karena kami kuat dalam semua partai pertandingan. Apalagi, kami punya enam pemain ganda yang bagus," kata Uhre.
Menurut Uhre, keberhasilan Indonesia dan Denmark melaju ke babak final tak lepas dari naungan keberuntungan di babak semifinal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uhre berhasrat untuk memaksimalkan kesempatan merebut gelar setelah tim favorit China sudah tersisih dari persaingan.
Sementara Indonesia dinilai punya kekuatan mumpuni dengan mengandalkan kekuatan talenta muda. Tapi, mental pemain Denmark yang sudah teruji turut menjadi modal bagus untuk memenangkan laga meski dalam kondisi tertinggal di awal laga.
"Di laga lawan Malaysia terlihat jelas bahwa kami mampu mengatasi tekanan berat setelah tertinggal 0-2 di awal laga. Seluruh pemain benar-benar menunjukkan tekad kuat dalam diri mereka," ujar Uhre. (jun)