Namun, usaha Rossi mengejar Lorenzo berakhir setelah motor M1 yang ditungganginya mengalami masalah dan mengeluarkan asap pada lap kedelapan. Rossi pun harus mengalami kegagalan finis kedua musim ini setelah di GP Austin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang harus dikatakan? Sulit untuk mengatakan sesuatu. Ini sangat menyakitkan, selalu disayangkan ketika Anda mengalami kegagalan mesin saat balapan. Tapi, kali ini lebih menyakitkan karena terjadi di Mugello," ujar Rossi seperti dikutip dari Autosport.
MotoGP Italia dimenangi Lorenzo secara dramatis dengan keunggulan hanya 0,019 detik atas pebalap Repsol Honda, Marc Marquez. Rossi mengaku yakin bisa mengalahkan Lorenzo jika tidak mengalami kegagalan mesin.
"Saya merasa nyaman dengan setelan motor. Saat balapan saya sangat cepat, saya berada di belakang Lorenzo tapi punya kecepatan yang lebih baik. Tentunya saya bisa terus menekan dan meraih kemenangan," tegas Rossi.
Kegagalan finis di MotoGP Italia membuat Rossi tidak beranjak dari posisi ketiga klasemen sementara dengan 78 poin. Namun, Rossi kini tertinggal hingga 37 poin dari Lorenzo di puncak klasemen. (har)