Sebelumnya, sekitar 50 pendukung Madrid sedang berkumpul di sebuah kafe ketika serangan terjadi. Presiden klub fan Madrid di kota Balad, Ziad Subhan, mengatakan militan ISIS bersenjatakan AK-47 menembak secara membabi buta di dalam kafe. Serangan terjadi lepas tengah malam.
Serangan itu mengakibatkan 16 suporter Los Blancos tewas dan membuat Madrid sempat menggunakan ban hitam pada laga terakhir mereka di La Liga saat menghadapi Deportivo La Coruna, Sabtu (14/5) lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pihak Madrid juga sempat mengeluarkan pernyataan yang mengecam serangan tersebut.
Madrid unggul cepat lewat gol Sergio Ramos pada menit k-15, sebelum Yannick Ferreira-Carrasco menyamakan kedudukan pada menit ke-79.
Hal tersebut membuat juara harus ditentukan lewat drama adu penalti, yang akhirnya berakhir dengan kemenangan Madrid 5-4. (bac)