Dalam beberapa pekan terakhir, Inter Milan memang dikabarkan sedang gencar mencari penanam modal baru untuk membantu mereka mengembangkan Inter lebih jauh lagi. Saat ini 70 persen saham Inter dimiliki oleh Erick Thohir sementara 30 persennya oleh Massimo Moratti, mantan presiden Inter Milan sebelumnya.
"Jika kami membawa satu lagi mitra strategis untuk duduk di antara para pemegang saham, maka tujuannya adalah untuk meningkatkan Inter. Kami harus memastikan hal ini terjadi, seperti halnya Moratti memastikan hal yang sama pada saya dahulu," kata Erick kepada Il Corriere dello Sport.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Vincent Chan, manajer konsultan grup olahraga yang berbasis di China, Mailman, Manchester United menjadi klub yang paling sukses berinteraksi dan membangun basis pendukung lewat media sosial.
Hal ini menjadi penting karena China memang menerapkan pembatasan akses pada media sosial buatan negara barat. Berbeda dengan penduduk dunia lainnya, para penggemar sepak bola di China tak mengenal Twitter, Facebook, dan Instagram.
Kesuksesan MU menaklukkan media sosial China juga tercermin lewat jumlah pendukung mereka di Weibo, situs microblogging semacam Twitter. Di antara klub-klub Eropa lain, MU memegang jumlah pendukung terbanyak yaitu sebanyak 13 juta.
Berada di tempat kedua adalah Manchester City yang kini memiliki 9,6 juta pendukung di Weibo, sementara Barcelona di peringkat ketiga dengan 7,6 juta.
Erick Thohir mengatakan bahwa Inter Milan sendiri telah sangat populer di China.
"Tapi belum setinggi yang kami inginkan. Kami memiliki 130 juta penggemar dan kami harus terus mengembangkan brand kami."
"Kami memang memiliki beberapa negosiasi lainnya, tapi seperti yang bisa Anda pahami dari kedatangan Suning ke Milan, mereka adalah kelompok yang terdepan." (vws)