Perancis menang dengan skor 3-2 lewat trigol yang dilesakkan Blaise Matuidi (20'), Olivier Giroud (41'), dan Dimitri Payet (90'). Sementara itu Kamerun mencetak gol Vincent Aboubakar (22') dan Eric Maxim Choupo-Moting (88').
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Deschamps, Kamerun berbeda dengan tim yang selama ini pernah ia saksikan.
Perancis sendiri tidak bisa bermain kencang sejak menit awal. Namun, gol bisa tercipta pada menit ke-20 berkat kerja sama Kingsley Coman dan Matuidi.
Coman bergerak dari kanan ke sayap kiri, mengecoh bek Kamerun Allan Nyom, dan mengirim umpan silang yang langsung disambut Matuidi.
Namun, dua menit kemudian, Kamerun berhasil menyamakan kedudukan. Nyom bermain operan satu-dua dengan Eyong Enoh sebelum memberi bola kepada Abobakar. Penyerang FC Porto itu mencetak gol penyeimbang dari jarak dekat.
Perancis kemudian berhasil unggul kembali setelah pergerakan Paul Pogba di sayap kanan. Setelah mengechoh Edgar Salli, pria yang membela klub Juventus itu mengirim umpan silang. Umpan silang Pogba pun disambut dengan tembakan volley Olivier Giroud ke sudut gawang tim Kamerun yang dikawal Joseph Ondoa.
Dua menit jelang waktu normal berakhir, barisan pertahanan timnas Perancis melakukan kesalahan. Kesalahan Yohan Cabaye dan Laurent Koscielny dimanfaatkan Coupo-Moting untuk mencetak gol penyeimbang.
Ketika waktu normal akan berakhir, Perancis mendapatkan tendangan bebas yang lalu suksesa dieksekusi Dimitri Payet dengan sempurna.
"Kami akan mencari cara untuk memperbaiki (pertahanan)," klaim Deschamps usai petandingan.
Pelatih berusia 47 tahun itu pun menyatakan skuatnya akan berkembang sebelum putaran final Piala Eropa di Perancis karena memiliki kemampuan untuk itu.
(kid)