"Hanya saja pada pertengahan set kedua saya agak sedikit lengah di pertengahan. Jujur permainan saya saat itu memang agak kendor," kata Jojo seusai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia tidak suka bermain cepat, dia tipe yang main 10 pukulan atas dahulu. Tadi saya sudah tantang dia main cepat dan memang masuk polanya sampai pertengahan babak kedua."
Hao sempat hampir menyusul Jojo saat kedudukan 19-17. Namun, pertandingan sempat dihentikan sementara karena persoalan nonteknis. Lapangan 1 yang terletak di sebelah barat terkena bocoran air dari atap.
Kendati demikian, Jojo merasa persoalan nonteknis justru menguntungkannya.
"Lapangan bocor buat saya menguntungkan. Kestabilan dia bermain karena sudah menemukan cara mengatasi pola permainan saya menjadi terhenti sebentar," ucap Jojo.
Jojo pun memberi masukan agar kepada pihak penyelenggara agar kebocoran tersebut segera diperbaiki. "Kan Istora akan digunakan untuk Asian Games juga," ucapnya.
Meski melenggang dengan mudah, Jojo bakal berhadapan dengan lawan tangguh di fase berikutnya. Pebulutangkis berusia 18 tahun itu akan ditantang atlet legendaris Tirai Bambu, Lin Dan, yang sudah menginjak usia 32 tahun. (jun)