Argentina harus puas meraih gelar runner-up setelah dikalahkan Chile lewat babak adu penalti di final Copa America 2015. Setahun sebelumnya, Albiceleste pun menderita kekalahan di final Piala Dunia 2014 dari Jerman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keinginan terbesar saya adalah bisa tampil di final. Pada kesempatan pertama saya absen (final Piala Dunia) dan pada kesempatan kedua saya sempat bermain tapi menderita cedera," kata Di Maria kepada AFA.
Di Maria mengaku ingin melepaskan beban di pundaknya dengan menyumbangkan gelar tertinggi bagi Argentina di AS.
Tim asuhan Gerardo Martino harus menghadapi Chile pada laga perdana babak penyisikan Grup D Copa America pada 6 Juni mendatang. Ini menjadi langkah awal menentukan sebelum bertemu Panama dan Bolivia.
Akan tetapi, Argentina datang dengan modal lebih bagus lantaran pernah mengalahkan Chile 2-1 pada babak kualifikasi Piala Dunia CONMEBOL, Maret lalu.
"Kami telah melakukan hal-hal yang benar pada pertandingan kualifikasi. Ini menunjukkan bahwa kami bisa menang di final (lawan Chile), tapi kami hanya melewatkannya," ucap mantan pemain Manchester United itu. (jun)