Pasangan ganda campuran Indonesia itu mengaku tampil dalam kondisi tertekan sehingga harus menyerah 19-21, 17-21 dari pemain Denmark.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bermain tidak di level terbaik di laga ini. Saya berada dalam tekanan karena terlalu ingin memenangkan pertandingan. Jelas, saya sangat kecewa dengan kekalahan ini," tutur Tontowi seusai pertandingan.
Kekalahan di Indonesia Terbuka kali ini sekaligus juga membuat ambisi Tontowi/Liliyana berjaya di rumah sendiri harus kembali mengalami penundaan.
"Pastinya saya ingin sekali bisa jadi juara kali ini namun kami kembali gagal," kata Tontowi.
Setelah kekalahan di Indonesia Terbuka, Tontowi/Liliyana akan mengikuti Australia Terbuka pekan depan.
"Australia Terbuka akan jadi turnamen terakhir kami sebelum berlaga di Olimpiade. Setelah Australia, kami akan fokus penuh untuk persiapan Olimpiade," ucap Liliyana. (jun)