Seorang juru bicara keluarga Ali mengkonfirmasi meninggalnya Ali kepada CNN. Putri dari Ali, Laila Ali, menyampaikan terima kasih bagi semua orang yang mendukung keluarganya selama ini.
"[Laila Ali] sangat mengapresiasi kasih sayang yang diberikan kepada keluarganya selama ia menghabiskan waktu berharga bersama ayahnya," demikian pernyataan resmi yang dirilis manajer bisnis Laila, seperti dikutip CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menderita parkinson tiga tahun setelah pensiun pada 1981, kondisi Ali semakin menurun dalam dua tahun terakhir. Pada Desember 2014, Ali masuk rumah sakit karena mengalami penyakit pneumonia. Ketika itu Ali dibawa ke rumah sakit setelah sulit dibangunkan dari tidur.
Ali hingga kini masih dianggap sebagai petinju kelas berat terhebat sepanjang sejarah. Mendapat julukan 'The Greatest,' ia pensiun dengan rekor 56 kemenangan dan 5 kali kalah. (adt)