“Yang saya harap dan ingatkan, saya ingin jangan terlalu ada pujian berlebihan bagi para pemain muda ini. Perjalanan mereka masih jauh sebagai seorang atlet,” kata Hendry berpesan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada turnamen ini, Anthony dan Jonatan takluk dari Jan O Jorgensen setelah sempat berpeluang menang, sedangkan Ihsan harus terhenti di hadapan Lee Chong Wei.
“Dengan impitan waktu yang singkat, dengan lawan-lawan yang mereka hadapi, pemain-pemain muda Indonesia ini mampu membuktikan bahwa kemampuan mereka tak berbeda jauh dengan lawan-lawan tersebut,” ucap Hendry.
Namun Hendry tetap melihat adanya kekurangan mencolok yang harus diperbaiki dan dibenahi oleh tunggal putra muda milik Indonesia.
“Mental bertanding para pemain muda masih jadi masalah. Dari gaya bermain, mereka masih belum seulet yang saya harapkan. Saya ingin mereka ngotot terus mengejar shuttlecock dan tak mudah dimatikan.”
“Hal-hal inilah yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan lagi dalam latihan-latihan setelah ini,” tutur Hendry.
Dengan lonjakan performa yang signifikan dalam satu tahun terakhir, Hendry berharap trio pemain muda ini bisa semakin bersemangat meningkatkan kualitas.
“Dalam dua tahun ke depan, ada SEA Games dan Asian Games. Melihat waktu yang ada menuju ke sana, saya rasa mereka berpeluang untuk bisa dibebani target bagus di ajang tersebut,” kata Hendry. (ptr)