Sempat menjadi misteri, penyebab kecelakaan yang dialami Salom kini diungkap SAG. Lewat pernyataan resmi yang dikutip dari Crash.net, SAG mengatakan kecelakaan nahas yang dialami Salom disebabkan perpaduan antara kondisi trek yang tidak rata dan rem di saat yang tidak tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena penurunan kecepatan itu, Salom melakukan rem 9 meter lebih lambat dari biasanya untuk mendapatkan kecepatan sudut yang tepat memasuki tikungan 12," demikian pernyataan resmi SAG.
"Pada masuknya tikungan 12, ada kondisi aspal yang tidak rata dan diketahui oleh semua pebalap. Keterlambatan mengerem membuat Salom mengerem di atas aspal yang tidak rata tersebut. Berbeda dengan lap sebelumnya, di mana dia sudah mengerem sebelum jalur tidak rata itu."
"Semua itu ditambah lap tercepatnya di F2, membuat stres di ban depan dan berkurangnya cengkeraman, dan berujung pada kecelakaan nahas yang kita semua tahu," demikian pernyataan resmi SAG.
SAG mengatakan data telemetri yang didapat pihak MotoGP dianalisa bersama, termasuk di depan hadapan pemilik tim Edu Perales, manajer tim Jordi Rubio, tim mekanik SAG, dan manajer Salom, Marco Rodrigo.
"Data telemetri yang disediakan pihak MotoGP tersedia untuk semua teknisi ahli yang ingin menganalisanya," demikian pernyataan resmi SAG. (har)