Selain itu Rossi juga kecewa gagal meraih kemenangan kesepuluh di GP Italia setelah motor M1 yang ditungganginya mengalami kerusakan di Sirkuit Mugello, 22 Mei lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ya, kemenangan ini sangat penting. Karena angka 10 terlihat seperti kutukan. Saya tidak bisa merebut gelar juara dunia ke-10 musim lalu, begitu juga di Mugello, memenangi GP di rumah sendiri untuk kali ke-10,” ujar Rossi.
Kemenangan di Katalonia membuat Rossi kembali bersaing pada perebutan gelar juara dunia MotoGP 2016. Masih berada di posisi ketiga, Rossi kini hanya terpaut 22 poin dari Marc Marquez di puncak klasemen.
“Setelah Mugello saya sangat kecewa, tapi setelah satu balapan, kejuaraan kembali terbuka. Ini musim yang menarik,” ucap Rossi.
“Musim ini saya lebih kuat, tapi kurang satu poin dibanding musim lalu ketika memuncaki klasemen. Saya merasa nyaman dengan motor Yamaha M1 dan saya suka ban Michelin. Saya mendekat, tapi masih di belakang dua pebalap kuat,” sambung Rossi. (har)