Keputusan Antonio Conte untuk meninggalkan sejumlah nama tenar semacam Andrea Pirlo dan Sebastian Giovinco, pun dianggap sebagai kesalahan fatal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prediksi negatif tentang kekuatan Italia justru mendongkrak motivasi Buffon untuk tampil lebih menjanjikan daripada kejuaraan Eropa yang pernah di lakoninya.
Conte teguh pada pendiriannya untuk tidak memanggil pemain yang tampil di Major Soccer League, Pirlo dan Giovinco. Ini menjadi risiko bagi pemain yang tidak bermain di kompetisi elite Eropa.
Mantan pelatih Bianconeri itu lebih memilih sejumlah pemain pekerja keras yang namanya belum banyak dikenal. Di antaranya ada Antonio Candreva, Alessandro Florenzi, Emanuele Giaccherini, dan Marco Parolo.
Sementara di lini depan, Italia juga tak memiliki sosok striker buas yang disegani lawan. Conte akhirnya memboyong sejumlah wajah baru seperti Graziano Pelle dan Eder ketimbang memberikan satu tempat kepada Mario Balotelli yang bersinar di Piala Dunia 2014.
Italia bakal menghadapi salah satu tim kuda hitam paling favorit, Belgia di laga perdana cukup berat di Grup E. Selanjutnya, Buffon dkk harus menghadapi dua tim spartan Swedia dan Irlandia Utara. (jun)