Carter yang membantu tim Jamaika memenangkan Kejuaraan Dunia dan Olimpiade 4x100 meter, dilaporkan menggunakan obat terlarang methylhexanamine. Baik Carter maupun agennya belum merespons hal tersebut dan kini menunggu hasil sampel B, atau sampel kedua yang diambil setelah seorang atlet positif doping.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bolt menyayangkan pelanggaran yang dilakukan rekannya.
"Bila pelanggaran itu sudah dipastikan terjadi, jika saya perlu mengembalikan medali emas saya, akan saya kembalikan. Tidak masalah bagi saya," kata Bolt seperti yang dikutip dari The Guardian (13/6).
Agensi Anti-Doping Dunia memasukkan methylhexanamine ke dalam jenis obat-obatan terlarang sejak 2004. Sanksi bagi yang menggunakannya adalah dinonaktifkan selama enam hingga setahun, dan kehilangan gelar.
"Saya tidak terlalu senang dengan situasi ini, tapi kita harus menghadapinya," ucap Bolt.
(vws)