Namun, Imam memperkirakan jumlah medali emas akan lebih sedikit ketimbang target Prima yaitu 31 medali emas dengan margin error 25%
Untuk menetapkan target medali AG2018 secara pasti, Imam masih ingin terlebih dahulu melihat pencapaian Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro pada Agustus mendatang dan SEA Games 2017 di Kuala Lumpur pada Agustus tahun depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendatang, Imam berharap baik Kemenpora maupun Satlak Prima memiliki target yang sama untuk AG2018.
"(Target medali) harus ada revisi. Mungkin lebih realistis dan membumi antara membuat target dengan kenyataan dukungan pemerintah," ucap Ketua Komisi X DPR RI Teuku Riefky Harsya (14/6).
Sebagai gambaran, Indonesia mendapatkan empat medali emas di Asian Games 2014 di Incheon yang disumbangkan cabang olahrarga bulutangkis (ganda putra dan ganda campuran), lompat jauh, dan wushu. Saat itu kontingen Merah-Putih berada di posisi 17.
Sementara itu, Satlak Prima menargetkan cabang-cabang olahraga berikut untuk mendapatkan medali emas di AG 2018: bulutangkis (4 emas), angkat besi (2), atletik (1), wushu (2), panahan (2), balap sepeda (5), pencak silat (2), panjat tebing (2), perahu tradisional (2), karate (1), bridge (2), paragliding (4), dan jet ski (2).
Di Incheon 2014, Qatar yang menduduki peringkat 10 di klasemen akhir mendapatkan 10 emas.
(vws)