Kemenangan atas Swedia membuat Belgia menjadi runner up Grup E dengan jumlah enam poin. Peringkat pertama grup itu adalah Italia dengan jumlah poin sama. Italia berada di puncak karena lebih unggul dalam hal head-to-head dengan Belgia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang pertandingan tersebut kedua tim bermain imbang dalam hal penguasaan bola. Namun, Belgia lebih agresif untuk mengejar gol. De Bruyne dkk melepaskan hingga 12 tembakan ke gawang Swedia--delapan di antaranya on target. Sementara itu Swedia melepas delapan tembakan, tiga di antaranya on target.
Dalam pertandingan tersebut, Swedia yang mengandalkan Zlatan Ibrahimovic sebagai ujung tombak selalu gagal melakukan aksi serangan balik. Sementara itu, Belgia mengandalkan peran kedua sayap dengan ujung tombak Romelu Lukaku. Walaupun tak mencetak gol, penyerang yang memperkuat Everton itu kerap membuat barisan pertahanan Swedia kesulitan ketika menerima umpan terobosan.
Kekalahan dari Belgia ini akhirnya menempatkan Swedia sebagai juru kunci Grup E di bawah Irlandia, Belgia, dan Italia. Tiga tim di atas Swedia itu sendiri lolos ke fase gugur semuanya. Irlandia yang mengalahkan Italia berhasil menjadi satu dari empat tim peringkat tiga terbaik.
Selain Irlandia, tiga tim lainnya adalah Slovakia, Irlandia Utara, dan Portugal.
Momentum Pertandingan Swedia vs Belgia
[Gambas:Sportradar] (kid/kid)