Dalam video yang dipublikasikan di YouTube pada 13 Mei lalu, Fury blak-blakan berbicara soal bagaimana pemerintahan Yahudi mencuci pikiran semua orang, dan orang Yahudi memiliki segalanya, mulai dari bank, media, hingga stasiun televisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klitschko yang akan menjalani pertarungan ulang/rematch lawan Fury di Manchester Arena pada 9 Juli mendatang pun memberi tanggapan soal kelakuan calon lawannya tersebut.
"Saya terkejut mendengar komentarnya soal wanita, komunitas gay, dan ketika ia berkomentar soal Yahudi dia terdengar seperti Hitler. Fury ini dungu. Sungguh, dia adalah seorang juara yang tolol."
Lebih lanjut, Klitschko mengatakan komentar Fury merusak citra olahraga tinju. "Dia perlu menyadari bahwa komentar ini memiliki pengaruh yang besar bagi para pecinta tinju, tapi jelas ia tidak mengerti. Semua kebodohan keluar dari mulutnya."
"Kita tak perlu membawa kebencian kepada orang-orang Yahudi, saya tak bisa menerimanya. Seperti yang saya katakan, dia terdengar seperti Hitler. Saya tak bisa terima, tidak bisa terima," ucapnya.
Klitschko yang dalam satu dekade terakhir tak terkalahkan tiba-tiba dikejutkan oleh kekalahan dari Fury tahun lalu. Klitschko kalah angka mutlak setelah Fury mendominasi laga selama 12 ronde.
Klitschko sendiri mengaku kalah dari Fury di duel pertama tersebut. Petinju asal Ukraina tersebut menegaskan dirinya berada dalam tekanan Fury sepanjang pertandingan berlangsung.
(vws)