"Pada saat penyerangan, di toko tersebut anak-anak Jakmania sedang berkumpul," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Komisaris Besar Awi Setiyono, Minggu (26/6).
Menurutnya, toko milik salah seorang koordinator Jakmania yang bernama Reza itu memang biasa digunakan tempat berkumpul para suporter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga korban dibawa ke Rumah Sakit Tanah Tinggi dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku berjumlah 10 orang, menggunakan sepeda motor sport. Semua pelaku menggunakan helm dan sulit dikenali.
"Datang, langsung memecahkan kaca depan toko, lalu masuk ke dalam toko dengan membawa senjata tajam jenis samurai dan mengacung-acungkan senjata yang diperkirakan senjata api," kata Awi.
Setelah melakukan penyerangan, para pelaku pun melarikan diri. Kini tempat kejadian sudah diamankan dengan garis polisi.
Sebelumnya, kelompok suporter sempat terlibat bentrokan dengan aparat pada Jumat (24/6). Seorang personel Kepolisian, Brigadir Hanawiah dari satuan Brigade Mobil Polda Metro Jaya, luka parah akibat kejadian itu.
Menurut Awi, selain Hanawiah ada lima anggota Kepolisian lain yang juga mengalami luka saat mengamankan bentrokan. Namun, dua personel sudah diizinkan meninggalkan rumah sakit. (bac)