"Ini kondisi ruang ganti terburuk yang pernah saya lihat, lebih buruk ketimbang kekalahan di final Piala Dunia di Brasil dan di final Copa America," kata Aguero setelah pertandingan, seperti dikutip dari Goal.
"Ada beberapa pemain yang mempertimbangkan untuk tidak meneruskan karier bersama tim nasional."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Messi yang gagal menyarangkan gol sebagai algojo pertama di adu penalti, kemudian merespons kekalahan itu dengan sebuah keputusan untuk pensiun.
Media-media Amerika Latin lainnya menyebut nama-nama yang mempertimbangkan untuk pensiun mengikuti Messi adalah Javier Mascherano, Lucas Biglia, Ever Banega, Ezequiel Lavezzi, dan Angel Di Maria.
Sementara itu, kiper timnas Argentina Sergio Romero masih berharap Messi mempertimbangkan ulang keputusannya untuk gantung sepati dari timnas.
"Saya kira ia berbicara karena terbawa suasana, karena kesempatan yang indah lepas dari kami," kata Romero. "Saya tak bisa membayangkan tim nasional tanpa Messi. Saya kira ia akan mempertimbangkannya lagi."
Respons Messi untuk keluar dari tim nasional ini bukan yang pertama. Setelah kalah di final Copa America 2015, Messi sempat meminta waktu istirahat membela negaranya.
Selain menanggung beban sebagai kapten, Messi yang disebut-sebut sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa juga dituntut membawa Argentina mengakhiri masa puasa juara yang telah berlangsung 23 tahun.
Setelah kalah di final, Messi terlihat sangat terpukul. Ia sempat duduk tercengang di bangku cadangan tim Argentina, dan kemudian menangis.
Kekalahan ini adalah yang keempat di partai final untuk Messi dan pemain-pemain yang disebut sebagai generasi emas Argentina. Sebelumnya mereka juga gagal di final Copa America 2007, final Piala Dunia 2014, Copa America 2015, dan kini di Copa America Centenario. (vws)