Ketika Ibra mengumumkan tujuannya ke MU, jagat maya bergejolak. Termasuk Ibra, MU telah memiliki empat pemain bertipe penyerang. Uniknya, empat penyerang lainnya itu berusia 23 tahun ke bawah.
Anthony Martial (20), Marcus Rashford (18), James Wilson (20), dan Will Keane (23). Dua nama terakhir sudah pasti akan menjadi cadangan dibandingkan dua nama sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musim lalu di Liga Inggris, Rashford mendapatkan kepercayaan di paruh musim kedua setelah Wayne Rooney cedera.
Bahkan, mengilapnya Rashford telah membuat juru taktik MU musim lalu Louis van Gaal menggeser Rooney ke lini tengah saat ia kembali pulih dari cedera. Posisi yang kemudian dimainkan Rooney kemudian di timnas Inggris selama Piala Eropa.
Musim depan, Manajer MU Jose Mourinho mungkin akan tetap memainkan Rooney di lini tengah. Posisi itu belum akan tergeser.
Anthony Martial. (Reuters / Jason Cairnduff) |
Berdasarkan situasi tersebut, maka otomatis persaingan di ujung tombak akan menjadi milik Ibra dan Rashford. Pasalnya sejauh ini, Mourinho tak dikaitkan dengan penyerang lain.
Hanya raja assists Borussia Dortmund Henrikh Mkhitaryan dan gelandang Juventus Paul Pogba yang disebut sedang didekati lagi.
Mkhitaryan sendiri diklaim tak lama lagi merumput di Old Trafford. Jika kelak bergabung, playmaker asal Armenia itu mungkin ditempatkan sedikit ke kanan seperti posisi yang kerap dimainkannya pula di Dortmund.
Persaingan Rashford dan Ibra itu diperkuat pertemuan rahasia Mourinho dengan tiga pemain MU yang memperkuat timnas Inggris di Piala Eropa 2016. Seperti dilansir Manchester Evening News, Mourinho menggelar pertemuan dengan bek Chris Smalling, Rooney, dan Rashford.
Kepada Smalling, juru taktik berusia 53 tahun itu mengatakan sang bek akan menjadi pilihan utamanya musim depan. Hal sama juga diutarakan kepada Rooney.
Sementara Rashford, Mou mengatakan jebolan akademi MU itu akan bersaing atau bekerja sama dengan Ibrahimovic di lini depan. Rashford sendiri merupakan jebolan akademi pertama yang menjadi pilihan utama di lini depan sejak Mark Hughes (1980-1986).
(kid)
Anthony Martial. (Reuters / Jason Cairnduff)