Namun, pemain asal San Sebastian itu tak akan berada di Emirates sebagai bagian dari staf Manajer Arsenal, Arsene Wenger. Arteta akan berada di Manchester City sebagai salah satu pelatih di bawah manajer Pep Guardiola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menikmati lima tahun yang luar biasa bersama Arsenal dan merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan dapat menjadi kapten klub sebesar itu."
Di musim terakhir kariernya, Arteta bermain sebanyak sembilan kali di Liga Inggris (162 menit) dan menyumbang satu assist.
"Saya kini tak sabar menanti tantangan di Manchester City, kesempatan bergabung dengan Pep Guardiola dan timnya merupakan kesempatan luar biasa bagi saya dan saya sangat bersemangat menyongsong masa depan," kata Arteta.
Walaupun mulai musim depan akan menjadi rival Arsenal, Arteta melontarkan terima kasihnya kepada bekas manajernya Wenger, rekan, serta suporter klub berjulukan Meriam London tersebut.
Kepindahannya ke ManCity itu membuat Arteta mengikuti langkah sejumlah alumni Arsenal yang hijrah ke Etihad. Mantan penggawa timnas Spanyol itu mengikuti langkah Kolo Toure, Emmanuel Adebayor, Bacary Sagna, Gael Clichy, dan Samir Nasri.
Mantan kapten Arsenal lainnya, Patrick Vieira, juga memulai karier kepelatihannya di ManCity, sebelum menangani klub MLS, New York City FC, yang juga dimiliki oleh The Citizens.
Namun, bukan tren tersebut yang membuat Arteta berada di Etihad. Sosok Guardiola lah yang diyakini membawa Arteta ke ManCity. Kiprah Guardiola sebagai salah satu pelatih terbaik dan jebolan La Masia, Barcelona--tempat yang sama Arteta menimba ilmu sepak bola--menjadi alasan.
(kid)