Mengenal Asano, Pemain Jepang Ketiga yang Gabung Arsenal

Arby Rahmat | CNN Indonesia
Senin, 04 Jul 2016 21:34 WIB
Takuma Asano menjadi pemain Jepang ketiga yang mencoba peruntungan di Arsenal seperti Junichi Inamoto dan Ryo Miyaichi. Arsenal kembali mendatangkan pemain muda asal Jepang ke Emirates Stadium. Reuters / Tony O'Brien)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arsenal resmi menandatangani penyerang baru asal Jepang, Takuma Asano, dari klub Liga Jepang, Sanfrecee Hiroshima, dengan nilai transfer yang masih disembunyikan pada 3 Juli 2016.

Pesepak bola berusia 21 tahun ini merupakan pemain berbakat di Negeri Matahari. Karier seniornya dimulai di Sanfrecee Hiroshima saat berusia 18 tahun.

Di tahun pertamanya, Asano turut serta dalam membawa klubnya juara Piala Super Jepang untuk yang kedua kalinya setelah puasa gelar selama lima tahun. Dua tahun berselang, ia kembali mengantar klubnya juara dan dinobatkan sebagai Rookie of the Year di Liga Jepang pada 2015.


Di Sanfrecee Hiroshima, Asano total sudah tampil sebanyak 83 kali dengan mencetak 21 gol. Prestasinya di klub membuat Asano mendapat kesempatan untuk membela timnas Jepang pada 2015.

Hingga kini dia sudah mengumpulkan empat gol untuk timnas Jepang. Mendatang, ia pun akan memperkuat negaranya untuk Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil.

Talentanya pun diakui manajer Arsenal, Arsene Wenger. Wenger menilai Asano akan membawa masa depan yang baik bagi The Gunners.

"Dia sudah mendapat awal yang baik dalam kariernya di Jepang dan kami menanti perkembangannya dalam beberapa tahun mendatang," kata Wenger seperti yang dikutip dari situs resmi Arsenal, Senin (4/7).

Asano menjadi pemain Jepang ketiga yang pernah bergabung di Emirates mengikuti jejak Junichi Inamoto dan Ryo Miyaichi. Dengan demikian, Asano harus bekerja keras di Emirates jika tak mau mengalami nasib kurang bersinar seperti dua pendahulunya itu.

Pemain Jepang terakhir yang mencoba peruntungan bersama Arsenal mulai 2011, Ryo Miyaichi, gagal bersinar. Ia secara bergantian dipinjamkan kepada sejumlah klub termasuk Bolton Wanderes dan FC Twente hingga akhirnya berlabuh ke klub Jerman, FC St Pauli.

Hal senada juga dialami Inamoto. Sempat digadang-gadang sebagai penerus jejak kesuksesan Hidetoshi Nakata di Eropa, namun karier Inamoto pun tidak terlalu bersinar di kancah Eropa.

Tapi, setidaknya Inamoto sempat menjadi pemain inti saat membela Galatasaray (2006/07) dan Eintracht Frankfurt (2007/09). (jun/jun)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER