"Messi divonis hukuman 21 penjara karena penipuan pajak, tetapi dia tak akan benar-benar mendekam di penjara," tulis Lineker di akun twitternya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hukum Spanyol, hukuman penjara berdurasi kurang dari dua tahun memang bisa diganti menjadi masa percobaan jika pihak terdakwa tak memiliki catatan kriminal. Dua syarat yang dipenuhi oleh Messi.
Messi dan ayahnya dituduh kantor perpajakan Spanyol melakukan pengemplangan pajak pada periode 2007-2009 dengan nilai kerugian hingga 4,2 juta euro.
Menurut kantor penuntut umum, pihak Messi menyembunyikan nilai pendapatan yang sebenarnya dengan menggunakan perusahaan cangkang di Uruguay, Belize, Swiss, dan Inggris.
Setelah mulai diselidiki pada Juni 2013, Messi dan ayahnya telah membayar nilai koreksi pajak kepada otoritas Spanyol sebesar lima juta euro.
Pemain tim nasional Argentina itu mengatakan dirinya tak pernah memiliki kecurigaan ketika ayahnya meminta untuk menandatangani kontrak atau dokumen.
"Satu-satunya hal yang saya ketahui adalah kami menandatangani perjanjian dengan sponsor-sponsor yang berbeda dan mereka meminta saya untuk tampil di iklan, foto, dan hal-hal seperti itu," ujar Messi ketika memberikan kesaksian di depan hakim.
"Namun saya tidak tahu bagaimana uang ini datang atau ke mana perginya." (jun)