Sempat didaulat menjadi manajer masa depan ManUtd sejak kepergian Sir Alex Ferguson, Giggs sebenarnya berada di jalur yang tepat dengan menjadi asisten manajer bagi dua manajer Setan Merah berikutnya; David Moyes dan Louis van Gaal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait dengan kepergian Giggs, Mourinho sendiri menolak menjadi pihak yang disalahkan lantaran semua berada di luar kuasanya.
"Pekerjaan yang diinginkan Ryan adalah pekerjaan yang mereka (ManUtd) berikan pada saya. Ini semua bukanlah salah saya. Dia ingin menjadi manajer ManUtd."
Kendati demikian, Mourinho tetap mengharapkan yang terbaik untuk Giggs dan menyamakan keputusan yang diambil mantan pemain sayap itu merupakan sebuah keputusan yang tak mudah.
"Saya dulu masih memiliki dua tahun kontrak bersama Barcelona saat saya masih merupakan seorang asisten manajer. Apakah Anda pikir mudah bagi saya untuk meninggalkan stabilitas itu dan mengambil tantangan baru? Itu tidaklah mudah," ujar Mourinho.
"Ryan telah jujur dan semoga dia beruntung. Jika suatu hari ia ingin kembali dan saya berada di sini, maka saya tak akan pernah menghentikannya. Jika klub bertanya opini saya, maka saya akan menjawab 'ya'." (jun)