Rio dan rekan setimnya, Pascal Wehrlein, sama-sama gagal menuntaskan balapan lantaran tak dapat mengendalikan kemudi di tikungan satu (Abbey). Wehrlein terlempar keluar lebih dulu ketika safety car baru saja ditarik keluar di putaran keenam, sementara Rio gugur di putaran ke-27.
"Sebelum insiden itu terjadi, saya sempat mengubah setelan gardan (differential) dan mungkin itulah salah satu faktor yang membuat mobil melintir. Tikungan Abbey pun pada saat itu merupakan bagian yang paling basah," kata Rio beralasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Rio sempat melewati bagian trek yang masih tergenang ketika memasuki tikungan satu. Beberapa pebalap lainnya juga mengalami kesulitan yang sama, tapi hanya duo Manor yang gagal menyelesaikan balapan.
Rio tak kecil hati meski kembali gagal finis, seperti halnya di GP Austria pada dua pekan lalu.
"Meski pada akhirnya yang penting adalah hasil balapan, perjalanan melewati sesi latihan bebas dan kualifikasi juga penting. Kami memiliki pekan yang baik dan khususnya di hari Sabtu yang sangat positif (kualifikasi lebih cepat dari Wehrlein), jadi kami harus fokus pada hal-hal yang sudah berjalan dengan baik dan bagaimana menggunakan itu semua untuk maju ke depan di balapan berikutnya," katanya menjelaskan pada situs resmi Manor..
Berikutnya, Rio akan menyiapkan diri balapan di GP Hungaria pada 24 Juli mendatang. Balapan ini bisa menjadi yang terakhir untuk Rio musim ini jika Manor tak lagi memberikan toleransi mengenai pelunasan pembayaran sponsor.
(vws)