Pogba adalah satu dari sejumlah pemain yang dibesarkan di akademi MU. Pemain timnas Perancis itu pun akhirnya memutuskan hengkang pada 2012, saat usianya beranjak 19 tahun.
Pasalnya, ia merasa tak kunjung mendapatkan tempat utama di Setan Merah. Saat itu sulit baginya menggeser pamor Ryan Giggs di posisinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu usianya masih 17 tahun mendekati 18 dan sebelum ia datang ke ruang ganti saya katakan: 'Dengarkan, bocah ini, saya sudah menyaksikannya tampil di tim cadangan dan tim muda. Ia memiliki sesuatu."
Ketika ia berlatih, Rio menambahkan, tak ada satu pun pemain yang tidak setuju. "Semua orang ingin menjual Paul Pogba. Tapi ketika ia memutuskan untuk pergi dan kadang hal semacam ini terjadi di sepak bola," tutur Rio.
Spekulasi beredar, MU berniat membelinya kembali dengan harga £100 juta. "Saya pribadi sangat senang jika ia (Pogba) kembali," tegas Rio.
"Manchester United membutuhkan pemain dengan karakter. Liga Primer Inggris membutuhkan pemain berkarakter," ucapnya.
"Liga membutuhkan pemain bintang berkharisma dan untuk saat ini mereka tak berada di Inggris. Zlatan Ibrahimovic memang telah datang. Benar, ini merupakan awal baggus, tapi sampai berapa lama?"
Ibrahimovic yang sudah berusia 34 tahun dikontrak bersama Manchester United hanya untuk satu musim. "Sementara dengan harga £100 juta, pemain berusia 23 tahun ini (Pogba), punya potensi besar," ucap Rio.
"Saat kali pertama bertemu dengannya, hal yang saya kagumi selain kemampuannya adalah kepribadiannya."
Menurutnya, Pogba punya keinginan kuat untuk menjadi pemain terbaik. "Ia memulai turnamen ini (Piala Eropa) dengan kecemasan, layaknya anak muda yang memiliki sesuatu untuk dibuktikan setelah ia dielu-elukan. Hal itu sepadan, tapi ia berkembang di turnamen ini (untuk Perancis)," beber Rio. (bac)