Penjaga gawang Macan Kemayoran, Andritany Ardhiyasa, pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga ini setelah mampu menggagalkan sederet peluang emas yang diciptakan Persib.
Di babak pertama misalnya. Penjaga gawang 23 tahun itu setidaknya berhasil mementahkan dua peluang terbaik Maung Bandung yang dimiliki Zulham Zamrun dan Robertino Pugliara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persija bukannya tanpa peluang. Willian Pacheco nyaris membungkam publik GBLA pada menit ke-32 jika sundulannya hasil umpan silang Ambrizal Umanailo tak melambung di atas mistar gawang I Made Wirawan.
Skor kacamata berakhir hingga jeda turun minum.
Aksi gemilang Andritany berlanjut di babak kedua. Mantan penjaga gawang Sriwijaya FC tercatat sukses menggagalkan sejumlah peluang yang dihasilkan skuat Pangeran Biru.
Tembakan Sergio van Dijk dari luar kotak penalti di menit ke-66 membentur Pacheco dan membuat arah bola berbelok. Namun, Andritany yang sempat terkecoh masih bisa menyelamatkan gawangnya.
Salah satu peluang terbaik Persib dari kaki Tantan di menit ke-91 juga masih bisa dimentahkan Andritany. Tantan, yang berhasil menembus kotak penalti Persija melepaskan tembakan mendatar ke arah pojok gawang. Namun, kaki Andritany masih bisa menggagalkan bola masuk ke gawang.
Dua menit berselang, justru Persija yang mendapatkan peluang emas. Tembakan Ade Jantra yang telah berdiri bebas masih bisa diblok I Made Wirawan. Skor imbang 0-0 pun bertahan hingga laga usai.
Hasil imbang ini membuat Persija berada di peringkat ke-11 dengan 12 poin dari 10 laga. Sementara Persib di urutan delapan dengan 14 poin. (jun)