Dalam wawancara eksklusifnya dengan La Gazzetta dello Sport, pelatih asal Italia itu juga mengatakan targetnya masih sama dengan musim lalu yaitu membawa The Foxes terhindar dari jurang degradasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ranieri, ia tetap akan membuat para pemainnya memastikan target 40 poin terlebih dahulu, sebagaimana terjadi pada musim lalu. Jika hal itu telah tercapai, barulah mereka berpikir untuk meningkatkan hasil musim lalu.
Ranieri menyebut kesuksesan Leicester City mempertahankan penyerang tersubur mereka musim lalu, Jamie Vardy, sebagai langkah yang teramat penting.
"Ini adalah sinyal untuk semua orang. Ia bisa saja pergi ke Arsena, mendapatkan gaji lebih tinggi dan mengambil kesempatan di akhir kariernya untuk bermain di klub kelas dunia. Tapi ia lebih memilih tinggal di Leicester. Vardy harus mendapatkan ucapan terima kasih."
Sementara soal tantangan musim depan, Ranieri mengatakan bahwa bermain di Liga Champions harus dihadapi dengan strategi tertentu.
"Liga Champions adalah pengalaman yang menyenangkan, tapi kompetisi itu akan membakar energi yang sangat besar, terutama secara mental. Kami harus belajar menghadapi hal ini."
(vws)