Menurut Ranieri, tekanan justru lebih mengarah pada pundak manajer-manajer top yang saat ini menghiasi klub-klub papan atas Liga Primer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (duo Manchester) memiliki manajer baru, manajer yang fantastis. Antonio Conte juga fantastis. Jose? semua orang mengenalnya. Pep Guardiola juga manajer yang luar biasa."
Kehilangan Kante yang menjadi nyawa di lini tengah timnya dan juga kemungkinan kehilangan Walsh yang menjadi otak di balik aktivitas transfer tim bisa jadi bukan merupakan akhir dari rentetan kehilangan yang dialami oleh Leicester.
Pasalnya, Riyad Mahrez yang menjadi pemain terbaik pilihan pemain pada musim lalu tak kunjung memastikan komitmennya pada Leicester.
Meski disodorkan kontrak baru dengan gaji mencapai 100 ribu poundsterling per pekan, Mahrez masih menimbang-nimbang pilihannya untuk tetap bertahan di Leicester atau hengkang ke klub lain. (ptr)