Itu diakui pria berusia 29 tahun itu saat mengikuti tur pramusim bersama ManCity di China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kesuksesan itu justru membuat Nolito memilih Benfica. Ia pindah ke Portugal demi menit bermain yang lebih banyak dibandingkan di Barcelona.
"Ya," kata dia spontan seperti dikutip dari Goal, "Ketika saya diminta itu adalah pilihan yang jelas di antara dua klub. Itu juga sudah saya bicarakan dengan keluarga dan manajemen."
Nolito menilai keputusannya memilih ManCity adalah pilihan terbaik dalam kariernya. Ia pun senang bisa bermain di liga terpopuler dan terpanas sedunia itu dan bermain di bawah Guardiola.
"Orang yang memainkan saya untuk kali pertama di tim utama. Dan saya sangat senang dengan keputusan ini," kata Nolito yang juga mengatakan dia membutuhkan waktu dua hari untuk meng-iya kan tawaran ManCity.
Guardiola mendatangkan Nolito dari Celta Vigo dengan tebusan 14 juta poundsterling. Selain faktor Pep, Nolito tegas memilih ManCity ternyata setelah ia berdiskusi dengan rekannya di timnas Spanyol, David Silva. Dalam diskusi itu, Nolito akhirnya menemukan titik cerah mengapa dirinya harus bermain di Inggris.
"Saya bisa saja beruntung bisa bermain bersama [Lionel] Messi, tetapi saya ingin hidup untuk menikmati sepak bola, bermain sepak bola, dan bahagia," katanya dikutip dari The Guardian.
"Saya sangat bangga dengan ketertarikan Barcelona. Namun, sekarang saya di sini [ManCity] dan saya kira saya membuat keputusan terbaik untuk datang kemari."
(kid)